Kunjungan AS ke Ushuaia Picu Tanda Tanya

Bangkaterkini.id, Sebuah kunjungan mendadak oleh delegasi anggota parlemen Amerika Serikat (AS) ke Ushuaia, kota paling selatan Argentina yang strategis sebagai gerbang menuju Antartika, telah memicu

Dharma

Kunjungan AS ke Ushuaia Picu Tanda Tanya

Bangkaterkini.id, Sebuah kunjungan mendadak oleh delegasi anggota parlemen Amerika Serikat (AS) ke Ushuaia, kota paling selatan Argentina yang strategis sebagai gerbang menuju Antartika, telah memicu gelombang kritik dari oposisi pemerintah setempat. Kedatangan tak terduga ini dilihat sebagai indikasi kuat adanya potensi kepentingan AS yang lebih dalam di wilayah tersebut.

Insiden ini bermula dari pendaratan pesawat pemerintah AS tanpa pemberitahuan di Ushuaia, ibu kota Provinsi Tierra del Fuego. Peristiwa yang dilaporkan terjadi belum lama ini, segera menimbulkan spekulasi luas, terutama mengenai kemungkinan Presiden Javier Milei, yang dikenal sebagai sekutu dekat mantan Presiden AS Donald Trump, tengah merencanakan pembangunan pangkalan angkatan laut gabungan dengan Amerika Serikat di kawasan tersebut. Kedutaan Besar AS di Buenos Aires memang mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut membawa delegasi bipartisan dari Komite Energi dan Perdagangan DPR AS, namun menolak untuk merinci identitas para anggota parlemen yang terlibat.

Kunjungan AS ke Ushuaia Picu Tanda Tanya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Berdasarkan informasi dari media lokal, rombongan anggota parlemen AS tersebut tiba di kota Patagonia itu menggunakan pesawat Boeing C-40 Clipper milik Angkatan Udara AS. Pihak Kedutaan Besar AS dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa tujuan kunjungan adalah untuk bertemu dengan sejumlah pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan utama. Agenda pembahasan meliputi isu-isu krusial seperti degradasi lingkungan, perizinan pertambangan, pengelolaan limbah, pengolahan mineral penting, serta aspek kesehatan masyarakat dan keselamatan medis.

Emiliano Fossatto, Sekretaris Hukum Provinsi Tierra del Fuego, mengungkapkan kepada Radio 10 bahwa kunjungan tersebut menciptakan "ketidakpastian" yang signifikan, mengingat tidak adanya komunikasi baik sebelum maupun sesudah kedatangan delegasi dengan otoritas lokal. Perlu dicatat, Provinsi Tierra del Fuego sendiri saat ini dipimpin oleh kubu oposisi sayap kiri Argentina. Fossatto menegaskan, "Lokasi geografis pelabuhan Ushuaia sangat krusial; ini adalah gerbang menuju Antartika, sekaligus jalur air komersial dan wisata yang vital. Oleh karena itu, kami meyakini ada motif-motif lain di balik kunjungan ini."

Senator Cristina Lopez, salah satu rival politik utama Presiden Milei, secara terbuka menuntut penjelasan dari pemerintah Argentina terkait kedatangan delegasi AS ini. Melalui platform media sosial X, Lopez dengan tegas menyatakan, "Tierra del Fuego bukanlah pangkalan militer asing." Sejak menjabat pada Desember 2023, Presiden Milei memang telah beberapa kali menerima kunjungan pejabat tinggi AS di Ushuaia, termasuk dua kepala Komando Selatan AS, Laura Richardson pada 2024 dan Alvin Holsey pada 2025. Kunjungan-kunjungan sebelumnya juga terkait dengan proyek Pangkalan Angkatan Laut Terpadu yang telah dibangun Argentina sejak 2022, meskipun pemerintahan Milei sebelumnya selalu membantah keterlibatan AS dalam perencanaan pangkalan tersebut.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer