Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jelang Ramadan

<strong>Bangkaterkini.id, </strong> Polda Metro Jaya secara resmi memulai Operasi Keselamatan Jaya 2026 yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan. Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi

Dharma

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jelang Ramadan

<strong>Bangkaterkini.id, </strong> Polda Metro Jaya secara resmi memulai Operasi Keselamatan Jaya 2026 yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan. Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi penting menjelang bulan suci Ramadan, dengan fokus utama pada peningkatan kesadaran dan ketertiban berlalu lintas di kalangan masyarakat.

Peluncuran operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (2/2/2026). Apel tersebut dihadiri oleh berbagai personel kepolisian dari satuan-satuan terkait, menunjukkan kesiapan penuh aparat dalam menjalankan misi untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jelang Ramadan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Operasi Keselamatan Jaya 2026 dirancang sebagai upaya komprehensif. Tujuannya bukan hanya sekadar penindakan, melainkan juga untuk menanamkan budaya disiplin berlalu lintas. Terlebih lagi, menjelang Ramadan, mobilitas masyarakat cenderung meningkat signifikan, sehingga potensi pelanggaran dan risiko kecelakaan juga berpotensi naik.

Ada sembilan jenis pelanggaran yang menjadi fokus utama dalam operasi ini. Beberapa di antaranya yang kerap ditemukan dan menjadi perhatian serius petugas meliputi pengendara yang melawan arus, pengemudi yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), pengendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan, hingga penggunaan telepon genggam saat berkendara. Petugas akan bertindak tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran ini demi keselamatan bersama.

Namun, penindakan hanyalah satu sisi dari strategi operasi ini. Polisi juga akan gencar melakukan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan. Diharapkan, melalui pendekatan persuasif ini, masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, bukan hanya karena takut ditilang, melainkan karena kesadaran pribadi akan risiko yang ditimbulkan.

Melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026, diharapkan keselamatan berlalu lintas dapat menjadi kebutuhan bersama bagi seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar kewajiban yang dipaksakan. Dengan demikian, budaya tertib berlalu lintas dapat tercipta secara berkelanjutan, terutama saat menghadapi lonjakan aktivitas dan perjalanan selama bulan Ramadan.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer