Bangkaterkini.id, PAM JAYA kembali mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan akses air bersih bagi warga Jakarta dengan melanjutkan program pembagian toren air gratis. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama antara Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM JAYA, yang berfokus pada Bantuan Sosial Kemasyarakatan untuk Masyarakat Ibu Kota. Pada tahun ini, program ambisius tersebut menargetkan distribusi sebanyak 2.000 unit toren air secara bertahap ke seluruh wilayah Jakarta.
Misi utama program ini jelas, namun dampaknya signifikan: memastikan ketersediaan pasokan air berkualitas di setiap rumah pelanggan, terutama bagi warga yang bermukim di area dengan keterbatasan akses suplai air atau memiliki tekanan air yang rendah. Dengan adanya toren, diharapkan setiap keluarga dapat memiliki cadangan air yang lebih stabil dan aman.

Implementasi tahap awal telah berhasil menyalurkan 100 unit toren di kawasan Padamulya, Angke, Jakarta Barat. Saat ini, sebanyak 150 unit toren kembali didistribusikan kepada warga di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Penyaluran akan terus digencarkan ke wilayah lain secara progresif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Adapun kriteria penerima bantuan ini adalah pelanggan PAM JAYA dari golongan 2A1 dan 2A2, dengan luas bangunan di bawah 70 meter persegi. Penetapan kriteria ini bertujuan agar bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar menjangkau segmen masyarakat yang paling memerlukan dukungan fasilitas penyimpanan air.
"Kami sangat merasa tertolong, karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli toren. Ini sangat berguna bagi keluarga kami," ungkap Sri, salah seorang warga penerima bantuan toren, dalam keterangan tertulis yang diterima bangkaterkini.id baru-baru ini. "Terima kasih atas perhatian Ibu Gubernur, PAM JAYA, dan aparat pemerintah daerah," sambungnya penuh rasa syukur.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian integral dari upaya perusahaan untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan dari perspektif konsumen. "Kami memahami bahwa akses terhadap air tidak semata-mata bergantung pada infrastruktur perpipaan, tetapi juga tentang bagaimana air itu bisa tersimpan dan dimanfaatkan dengan baik di rumah warga," jelas Arief. "Melalui program toren gratis ini, kami sangat terbantu dengan adanya kerja sama dengan TP PKK, sehingga kami bisa membantu keluarga-keluarga di Jakarta agar memiliki cadangan air yang lebih aman dan stabil, khususnya di wilayah yang jauh dari suplai."
Arief menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan program sambungan baru gratis untuk pelanggan 2A1 dan 2A2, yang bertujuan memfasilitasi akses air bagi seluruh lapisan masyarakat. "Target 2.000 toren pada tahun ini adalah manifestasi komitmen kami untuk memastikan manfaatnya tersebar luas dan merata," tegasnya.
Melalui kolaborasi erat bersama TP PKK, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai unsur kewilayahan, PAM JAYA berharap program ini tidak hanya menjadi bantuan fisik semata, tetapi juga bagian dari pengukuhan ketahanan air di level rumah tangga serta menopang peningkatan kualitas hidup warga Jakarta secara berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program yang berorientasi langsung pada kebutuhan dasar masyarakat, kegiatan peninjauan dan penyerahan toren ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, bersama Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano Karno.
