Bangkaterkini.id, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa pengamalan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pendahulu bangsa adalah kunci utama untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya bagi generasi penerus. Penekanan ini disampaikan Lestari, yang akrab disapa Rerie, dalam sebuah kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan di Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat (17/4) lalu. Acara tersebut dikemas secara unik melalui nonton bareng film berjudul ‘Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua’.
Rerie menjelaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya mendorong terwujudnya harmoni dalam interaksi antarmanusia, tetapi juga dalam hubungan manusia dengan alam. Hubungan harmonis ini, menurutnya, telah lama ditopang oleh beragam kearifan lokal yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Film ‘Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua’ sendiri, yang menjadi media sosialisasi, mengisahkan perjuangan Maira, seorang gadis berusia 12 tahun dari pedalaman Papua, dalam melindungi hutan tempat tinggalnya dari ancaman pembalakan liar yang mengancam budaya dan masa depan komunitasnya.

Anggota Komisi X DPR RI ini berpendapat bahwa mengedepankan kearifan lokal merupakan langkah yang sangat tepat dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Ia meyakini bahwa manusia dan alam sejatinya tidak pernah benar-benar terpisah. Fakta ini, lanjut Rerie, sangat dipahami oleh masyarakat di Sulawesi Tengah, yang di masa lalu pernah mengalami perubahan lingkungan ekstrem akibat bencana alam.
Melalui penanaman nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, generasi penerus diingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan bagian integral dari tanggung jawab sebagai sebuah bangsa. Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu merinci bagaimana setiap pilar berkontribusi: Pancasila mengajarkan nilai-nilai keberadaban, UUD 1945 menegaskan tanggung jawab atas pengelolaan sumber daya alam, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menegaskan pentingnya menjaga ruang hidup bersama, dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika mendorong seluruh anak bangsa untuk mampu mewujudkan harmoni dalam keseharian.
"Belajar dari film ‘Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua’, masa depan tidak ditentukan oleh apa yang kita ketahui, tetapi oleh apa yang kita sadari dan kita lakukan. Generasi muda hari ini bukan hanya saksi, tetapi penentu arah perjalanan bangsa," pungkas Rerie dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4).
