Bangkaterkini.id, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa rancangan arsitektur Gedung MPR di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan sebuah manifestasi filosofi keindonesiaan yang kuat dan menyeluruh. Ia menyoroti keindahan geografis dan kontur perbukitan di lokasi tersebut yang akan menambah kemegahan dan simbolisme bangunan.
Pernyataan ini disampaikan Muzani usai meninjau langsung lokasi pembangunan kawasan MPR RI di IKN pada Senin (20/4) lalu, didampingi jajaran pimpinan MPR. Menurutnya, lanskap alam IKN yang berbukit-bukit indah akan semakin mempertegas kemegahan gedung, menjadikannya representasi visual dari keindonesiaan yang kokoh dan tak terpisahkan.

Muzani berharap, keberadaan gedung ini tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga membangkitkan semangat baru bagi para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang secara otomatis menjadi bagian dari MPR, dalam mengemban amanah kenegaraan. Ia menegaskan, filosofi desain tersebut sepenuhnya selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Ketua MPR turut menyampaikan apresiasi tinggi atas akselerasi pembangunan infrastruktur di IKN. Muzani mengaku sangat terkesan dengan progres signifikan yang dicapai hanya dalam setahun terakhir. "Dulu banyak yang masih dalam tahap perencanaan, kini sudah berdiri megah, mulai dari bandara, Istana Wakil Presiden, hingga masjid yang telah dimanfaatkan masyarakat," ungkapnya.
Muzani optimistis, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif di IKN akan rampung dalam beberapa tahun mendatang. Ia memprediksi, pada tahun 2028, masyarakat akan dapat menyaksikan kemegahan gedung-gedung lembaga legislatif dan yudikatif yang berdiri kokoh, melengkapi infrastruktur kenegaraan di ibu kota baru.
Muzani menjelaskan, desain Gedung MPR yang telah mendapat persetujuan Presiden RI Prabowo Subianto dan diajukan oleh Otorita IKN, merepresentasikan arsitektur ketatanegaraan Indonesia yang agung dan berkarakter. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menambahkan bahwa filosofi di balik desain gedung ini sangat kuat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. "Filosofi desain bangunan MPR menekankan bahwa dalam mengelola negara, kita harus tegas, lurus, dan berwibawa. Dari sinilah, keputusan-keputusan besar negara akan lahir," terang Basuki, menggarisbawahi peran strategis gedung tersebut.
Sebagai penutup kunjungan, Muzani turut membubuhkan tanda tangan pada selembar spanduk, memberikan testimoni pribadi tentang progres pembangunan gedung dan kawasan lembaga MPR yang sedang berjalan.
