Pesta Budaya Betawi di CFD Rasuna Said

Bangkaterkini.id, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memanjakan warga ibu kota dengan sajian budaya Betawi yang kaya dan permainan tradisional di area Car Free Day (CFD)

Dharma

Pesta Budaya Betawi di CFD Rasuna Said

Bangkaterkini.id, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memanjakan warga ibu kota dengan sajian budaya Betawi yang kaya dan permainan tradisional di area Car Free Day (CFD) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akhir pekan ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov DKI untuk melestarikan serta memperkenalkan warisan budaya Betawi kepada masyarakat luas.

Mochamad Miftahulloh Tamary, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa kemeriahan akan hadir melalui iring-iringan ondel-ondel yang bergerak dinamis menyusuri kawasan CFD. "Ada ondel-ondel nanti sepanjang Jalan Rasuna. Ada tiga grup ondel-ondel jumlahnya 30 orang. Jadi tidak di satu titik, tetapi bergerak terus sepanjang kawasan kegiatan," jelas Miftahulloh dalam keterangannya.

Pesta Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tak hanya ondel-ondel, Dinas Kebudayaan DKI juga menyiapkan berbagai permainan tradisional yang interaktif, seperti egrang dan gangsing. Warga yang hadir tidak hanya diajak menjadi penonton, melainkan juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung permainan-permainan tersebut, menciptakan pengalaman yang mendalam.

Miftahulloh menekankan bahwa kehadiran permainan tradisional ini lebih dari sekadar hiburan semata. Ini adalah strategi pelestarian budaya yang berkelanjutan di tengah gempuran era digital. "Keterlibatan warga dalam aktivitas budaya menjadi cara efektif untuk mengenalkan kembali warisan budaya yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan era digital," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya interaksi langsung.

Ia menambahkan, seluruh atraksi dan permainan tradisional yang disuguhkan dalam CFD ini melibatkan sanggar seni serta komunitas budaya lokal. Kegiatan ini sekaligus berfungsi sebagai platform vital bagi para pelaku budaya untuk memperkenalkan karya dan tradisi Betawi mereka kepada khalayak ramai, memperkuat ekosistem budaya di Jakarta.

Miftahulloh berharap, integrasi unsur budaya dalam kegiatan CFD dapat secara signifikan memperkuat identitas Jakarta sebagai kota modern yang tetap teguh menjaga dan merayakan warisan budayanya. "Dengan memanfaatkan momentum HBKB, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan, tetapi juga melalui interaksi langsung yang mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai kearifan lokal," pungkasnya, menandaskan komitmen Pemprov DKI.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer