Cinta Terlarang Renggut Nyawa Pria Dijodohkan

Bangkaterkini.id, Sebuah kisah tragis berbalut penolakan perjodohan mengguncang Banyuasin, Sumatera Selatan. Seorang wanita berinisial YTU (25) bersama kekasihnya, OR (28), kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan keji

Dharma

Cinta Terlarang Renggut Nyawa Pria Dijodohkan

Bangkaterkini.id, Sebuah kisah tragis berbalut penolakan perjodohan mengguncang Banyuasin, Sumatera Selatan. Seorang wanita berinisial YTU (25) bersama kekasihnya, OR (28), kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka setelah diduga kuat menjadi dalang di balik pembunuhan Dwi Ferdiansyah (24). Korban tak lain adalah pria yang dijodohkan oleh keluarga YTU, sebuah ikatan yang ditolak mentah-mentah oleh YTU lantaran telah memiliki tambatan hati.

Menurut keterangan Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, kepada wartawan pada Sabtu (13/6/2026), penolakan keras YTU terhadap perjodohan dengan Dwi Ferdiansyah menjadi pemicu utama munculnya rencana pembunuhan berdarah ini. "Korban merupakan pria yang dijodohkan dengan YTU oleh keluarganya. Namun YTU menolak karena sudah memiliki hubungan dengan OR," jelas Risnan. Kedua pelaku, YTU dan OR, kini telah berhasil diamankan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Cinta Terlarang Renggut Nyawa Pria Dijodohkan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kronologi peristiwa tragis ini, sebagaimana diungkapkan Risnan, bermula pada Maret 2026. Saat itu, Dwi Ferdiansyah dan YTU sempat menghabiskan waktu bersama untuk berbuka puasa di kawasan Sate Senen, Betung, Banyuasin. Usai santap bersama, Dwi dengan niat baik mengantar YTU kembali ke kediamannya. Namun, setibanya di rumah, YTU diduga langsung menghubungi kekasihnya, OR, untuk memberitahukan secara detail rute perjalanan pulang yang akan dilalui Dwi.

Tak lama setelah informasi rute diterima, saat Dwi melintas di jalur yang telah diinformasikan, OR diduga langsung melancarkan serangan brutal menggunakan senjata tajam. Akibat serangan mendadak tersebut, Dwi Ferdiansyah mengalami luka berat di berbagai bagian tubuhnya. Meski sempat dilarikan dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, nyawa Dwi tidak dapat diselamatkan akibat parahnya luka yang diderita.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer