Bangkaterkini.id, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah mengadakan pertemuan penting dengan Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, di Islamabad pada Sabtu (25/4). Diskusi ini berlangsung di tengah gencar-gencarnya upaya Pakistan untuk menjadi mediator dalam menghidupkan kembali perundingan damai yang mandek antara Teheran dan Washington, demi mencapai resolusi permanen konflik yang berkepanjangan.
Informasi mengenai pertemuan tersebut terungkap melalui sebuah video singkat yang diunggah Kedutaan Besar Iran di platform media sosial X, sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu Agency. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, Penasihat Keamanan Nasional sekaligus Kepala Intelijen Antar-Lembaga Letnan Jenderal Asim Malik, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, serta Duta Besar Iran Reza Amiri Moghadam.

Meskipun Kedutaan Besar Iran belum merilis detail spesifik, sumber-sumber dari Pakistan yang berbicara kepada Anadolu mengindikasikan bahwa agenda utama pembahasan adalah potensi putaran kedua dialog antara Teheran dan Washington dalam waktu dekat. Kedatangan Araghchi di Islamabad sendiri telah dilakukan pada Jumat (24/4) malam. Juru Bicara Baghaei sebelumnya menegaskan bahwa kunjungan ini ditujukan untuk berdialog langsung dengan para pejabat tinggi Pakistan, bukan untuk bertemu delegasi Amerika Serikat.
Baghaei menjelaskan bahwa pertemuan tersebut akan fokus pada proposal untuk memulai kembali negosiasi damai dengan AS, menyusul kegagalan putaran perundingan sebelumnya yang tidak menghasilkan kesepakatan. "Tidak ada agenda pertemuan langsung antara Iran dan AS. Seluruh pandangan dan masukan Iran akan kami sampaikan melalui Pakistan," tegas Baghaei dalam keterangannya.
Putaran pertama perundingan damai antara AS dan Iran yang juga diselenggarakan di Islamabad pekan lalu, dilaporkan berakhir tanpa kesepakatan. Dialog tersebut merupakan kelanjutan dari upaya mediasi Pakistan yang berhasil memberlakukan gencatan senjata selama dua minggu sejak 8 April, yang kemudian diperpanjang secara sepihak oleh Presiden AS Donald Trump.
Selama kunjungannya di Islamabad, Araghchi juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar. Sementara itu, Gedung Putih sebelumnya telah mengumumkan bahwa Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan penasihat senior Jared Kushner, yang juga menantu Presiden Donald Trump, akan tiba di Pakistan pada Sabtu (25/4) untuk turut serta dalam pembicaraan dengan pihak Iran.
Iran tetap teguh pada pendiriannya menolak dialog langsung dengan Amerika Serikat, menegaskan bahwa segala kekhawatiran dan posisi mereka akan sepenuhnya disampaikan melalui jalur mediasi Pakistan.
