Bangkaterkini.id, Daya Wanita PAM JAYA bersama Women and Children Resilience (WCR) menginisiasi sebuah program edukasi komprehensif yang berfokus pada Gizi Cerdas dan Ketahanan Air. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting di wilayah Jakarta, menekankan pentingnya asupan protein hewani sejak dini untuk tumbuh kembang optimal anak, sekaligus menyoroti peran krusial sanitasi dan akses air bersih dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Program ini dirancang untuk membekali para ibu dengan pemahaman mendalam mengenai nutrisi yang tepat. Selain itu, kegiatan ini juga menggarisbawahi bahwa ketersediaan air bersih yang memadai merupakan fondasi utama untuk mencegah penyakit infeksi, yang seringkali menjadi penghambat penyerapan nutrisi esensial bagi anak-anak.

Margaretha Hanita, Ketua Women and Children Resilience (WCR), menegaskan komitmen lembaganya terhadap keberlanjutan program ini. "Generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. Kita tentu berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif, baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh. Edukasi kepada seorang ibu menjadi titik awal yang sangat penting, karena dari sanalah kualitas generasi masa depan dibentuk, yang pada akhirnya akan memengaruhi arah bangsa ke depan," ujarnya, menekankan pentingnya peran ibu dalam membentuk masa depan bangsa.
Sosialisasi ini telah sukses digelar di tiga lokasi berbeda di Jakarta Utara, meliputi Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan, dan Kelurahan Rorotan. Peserta yang hadir merupakan representasi penting dari komunitas, yakni ibu-ibu TP PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Secara terpisah, Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyoroti peran aktif Daya Wanita PAM JAYA sebagai pendekatan yang lebih personal dan menyentuh langsung keluarga. "Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri dan tidak bisa hanya lewat satu pendekatan. Melalui peran Daya Wanita PAM JAYA, kami ingin hadir lebih dekat dengan para ibu, berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih, karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk," jelas Arief, menggarisbawahi sinergi lintas sektor.
Edukasi ini merupakan bagian integral dari komitmen berkelanjutan PAM JAYA dalam mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting, yang telah berjalan sejak tahun 2023. Pada tahun tersebut, intervensi berhasil menjangkau 409 anak di 39 kelurahan. Angka ini meningkat signifikan pada tahun 2024, dengan 1.129 anak di 36 kelurahan menerima manfaat program. Untuk tahun 2025, program serupa akan difokuskan di Jakarta Utara dan Timur, tidak hanya melalui pemberian makanan tambahan, tetapi juga monitoring intensif, edukasi bagi ibu hamil dan pasangan pranikah, serta distribusi toren air gratis untuk memastikan akses air bersih yang berkelanjutan.
Melalui kolaborasi strategis ini, Daya Wanita PAM JAYA berharap dapat terus memperkuat perannya dalam gerakan masyarakat yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air, sekaligus memberdayakan perempuan untuk membangun keluarga yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih baik di Ibu Kota.
