Guru Besar UIN Palopo Terjerat Dugaan Pencabulan

Bangkaterkini.id, Seorang guru besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Sulawesi Selatan, berinisial Prof ER, kini menghadapi laporan kepolisian atas dugaan pencabulan terhadap seorang mahasiswi

Dharma

Guru Besar UIN Palopo Terjerat Dugaan Pencabulan

Bangkaterkini.id, Seorang guru besar di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Sulawesi Selatan, berinisial Prof ER, kini menghadapi laporan kepolisian atas dugaan pencabulan terhadap seorang mahasiswi berusia 18 tahun. Insiden memilukan ini diduga terjadi saat korban dalam kondisi tidak sadarkan diri atau pingsan. Orang tua korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Palopo pada Sabtu (31/1) lalu, memicu penyelidikan serius oleh pihak berwajib.

Laporan resmi mengenai dugaan tindak pidana ini telah tercatat dengan nomor LP/B/51/2026/SPKT/Polres Palopo/Polda Sulawesi Selatan. Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, membenarkan adanya laporan tersebut pada Senin (2/2) lalu dan menyatakan bahwa kasus ini akan segera dikembangkan untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut.

Guru Besar UIN Palopo Terjerat Dugaan Pencabulan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan yang beredar, dugaan pencabulan tersebut terjadi di sebuah ruko di Palopo pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 12.00 Wita. Kronologi awal menyebutkan bahwa korban saat itu pingsan dan kemudian diangkat masuk ke dalam ruko oleh Prof ER bersama seorang saksi berinisial R. Di lokasi itulah, dugaan perbuatan cabul tersebut terjadi.

Perbuatan yang dituduhkan kepada oknum dosen tersebut telah menimbulkan keberatan serius dari korban dan keluarganya. Prof ER dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 415 yang mengatur tentang perbuatan cabul.

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Sahrir, juga mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut. "Iya, ada LP-nya. Baru masuk laporannya, rencana besok baru diinterogasi saksi-saksinya," ujar Sahrir singkat, menandakan bahwa proses penyelidikan baru akan memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi kunci guna mengumpulkan bukti dan keterangan yang diperlukan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer