Pengerahan Pesawat Militer AS Gegerkan Eropa

Bangkaterkini.id, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini terpantau mengerahkan sejumlah besar pesawat militer ke kawasan Eropa, memicu gelombang spekulasi mengenai potensi operasi khusus di masa mendatang.

Dharma

Pengerahan Pesawat Militer AS Gegerkan Eropa

Bangkaterkini.id, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini terpantau mengerahkan sejumlah besar pesawat militer ke kawasan Eropa, memicu gelombang spekulasi mengenai potensi operasi khusus di masa mendatang. Manuver udara mendadak ini terjadi pasca insiden yang melibatkan Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro, serta di tengah mencuatnya kekhawatiran akan ambisi AS terhadap Greenland.

Laporan dari situs berita pertahanan terkemuka, The War Zone, yang dikutip oleh The Independent dan Global Times, mengindikasikan peningkatan signifikan dalam aktivitas penerbangan militer AS. Armada yang dikerahkan mencakup jet kargo C-17 Globemaster, pesawat tempur AC-130J Ghostrider, serta sebuah pesawat turboprop operasi khusus yang masih diselimuti misteri. Diduga kuat, C-17 Globemaster tersebut mengangkut helikopter dari markas Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 (SOAR), unit elite yang dikenal dengan kemampuan misi rahasia.

Pengerahan Pesawat Militer AS Gegerkan Eropa
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut analisis The War Zone, pengerahan pesawat-pesawat ini semakin mengarah pada persiapan dukungan operasional di masa depan, terutama terkait penyitaan kapal tanker minyak berbendera Rusia, Marinera. Kapal tersebut baru-baru ini disita oleh AS di perairan Atlantik Utara setelah dikejar dari lepas pantai Venezuela, dengan tuduhan melanggar sanksi AS.

UK Defence Journal, mengutip data pelacakan penerbangan, melaporkan lonjakan aktivitas udara militer AS sejak Sabtu (3/1). Beberapa pesawat angkut C-17 Globemaster III dilaporkan tiba di pangkalan udara Inggris, RAF Fairford, diikuti oleh kedatangan dua pesawat tempur AC-130 di RAF Mildenhall. Pergerakan ini, menurut UK Defence Journal, mengindikasikan reposisi pasukan khusus Amerika ke Eropa, menyusul peningkatan aktivitas operasional terkait peristiwa di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi kepada The Independent bahwa mereka telah memberikan "dukungan operasional yang telah direncanakan sebelumnya, termasuk penempatan, kepada aset-aset militer AS" menjelang penyitaan kapal tanker Marinera pada Rabu (7/1). Pesawat-pesawat tersebut tiba di pangkalan udara Inggris di Suffolk dan Gloucestershire, yang dioperasikan bersama oleh AS dan Inggris. Namun, belum ada kejelasan apakah pesawat-pesawat ini secara langsung terlibat dalam operasi penyitaan kapal tanker minyak tersebut.

Di samping itu, pengerahan militer AS ini beriringan dengan mencuatnya kekhawatiran atas keinginan Presiden Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland dari Denmark. Ambisi ini telah menuai kritik tajam dari berbagai negara Eropa dan sekutu NATO di kawasan tersebut.

Ed McGuinness, mantan perwira Angkatan Darat Inggris, melalui unggahan di media sosial X, turut menyoroti fenomena ini. "Banyak pesawat Operasi Khusus AS telah transit di Inggris dalam beberapa hari terakhir, dalam perjalanan ke Eropa, termasuk laporan tentang pesawat yang berasal dari Resimen Udara Operasi Khusus ke-160 alias ‘Nightstalkers’ yang mendukung serangan terhadap Maduro di Venezuela… Kemungkinan aksi lainnya di Eropa?" tulis McGuinness, menambah bobot pada spekulasi yang beredar.

Meskipun alasan pasti di balik pengerahan pesawat militer AS ini masih diselimuti misteri, peningkatan mendadak ini jelas memicu berbagai pertanyaan dan dugaan, baik terkait stabilitas regional maupun dinamika geopolitik global.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer