Tragedi Venezuela 50 Ribu Orang Hilang Pascagempa

Bangkaterkini.id, Puluhan ribu jiwa dilaporkan masih hilang menyusul guncangan gempa kembar dahsyat yang melanda Venezuela. Tom Fletcher, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan

Dharma

Bangkaterkini.id, Puluhan ribu jiwa dilaporkan masih hilang menyusul guncangan gempa kembar dahsyat yang melanda Venezuela. Tom Fletcher, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan besar akan melonjak secara signifikan. Situasi ini digambarkan sebagai respons darurat yang sangat kompleks, dengan lebih dari 50.000 orang belum ditemukan dan lebih dari 500 korban jiwa tercatat sejauh ini, menjadikan upaya pencarian di bawah reruntuhan sebagai tugas yang masif, dikutip Bangkaterkini.id dari AFP.

Komentar Fletcher muncul setelah Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan peningkatan drastis jumlah korban tewas resmi. Pada hari Jumat, angka tersebut melonjak menjadi 589, lebih dari dua kali lipat dari laporan sebelumnya, seiring dengan tim penyelamat yang terus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat di antara puing-puing bangunan yang runtuh. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 dan 7,2 tersebut mengguncang wilayah utara ibu kota Caracas pada hari Rabu, menyebabkan kerusakan parah dan kepanikan luas.

Tragedi Venezuela 50 Ribu Orang Hilang Pascagempa
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Fletcher, yang memimpin badan kemanusiaan PBB OCHA, mengakui bahwa pihaknya belum memiliki perkiraan pasti mengenai seberapa tinggi angka kematian akhir. Namun, ia menekankan bahwa keberadaan 50.000 orang yang hilang menjadi fokus utama. "Tugas kami adalah menemukan sebanyak mungkin dari mereka, dan menjaga agar jumlah korban jiwa tetap serendah mungkin, tetapi jelas jumlahnya akan meningkat secara signifikan," ujarnya. Skala bencana ini mengingatkan pada tragedi serupa di masa lalu, seperti gempa Haiti pada Januari 2010 yang merenggut lebih dari 200.000 nyawa, dan gempa Kashmir pada Oktober 2005 yang menewaskan 73.000 orang, keduanya dengan magnitudo yang sebanding.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer