Bangkaterkini.id, Jakarta – Sebuah insiden truk terguling di ruas Jalan Gatot Subroto, tepat di depan kompleks gedung MPR/DPR RI, pada Kamis pagi, menyebabkan kemacetan parah dan berimbas pada pengalihan rute layanan Transjakarta Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit). Kejadian ini sontak memicu kekacauan lalu lintas di salah satu arteri utama Ibu Kota.
Manajemen Transjakarta mengonfirmasi pengalihan rute tersebut melalui akun resmi X mereka. "Koridor 9: Pinang Ranti – Pluit mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya kepadatan lalu lintas di sekitar gedung DPR/MPR," demikian pernyataan yang diunggah Transjakarta, Kamis.

Pengalihan ini berdampak pada operasional bus Transjakarta arah Pluit. Sebagian bus tetap beroperasi normal melayani seluruh halte, namun sebagian lainnya dialihkan via Tol Petamburan dan tidak melayani sejumlah halte penting, yakni Halte Gerbang Pemuda hingga Jembatan Tiga. Akibat insiden ini, sejumlah rute Transjakarta lainnya juga dilaporkan mengalami keterlambatan kedatangan, termasuk Koridor 9, Rute 1W, 3F, 9A, 10H, T31, dan S61.
Insiden truk terguling ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Menurut informasi dari TMC Polda Metro Jaya, truk tersebut mengalami ‘out of control’ sebelum akhirnya terguling dan melintang di Jalan Gatot Subroto, persis di depan gedung MPR/DPR RI, mengarah ke Slipi. Kondisi ini sontak memblokir sebagian besar jalur, menyebabkan antrean panjang kendaraan yang mengular.
Petugas gabungan dari Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) segera diterjunkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai kemacetan yang terjadi. Selain itu, upaya pembersihan tumpahan bahan bakar solar dari truk yang terguling juga tengah dilakukan untuk mencegah potensi bahaya lebih lanjut. Dalam rekaman video yang dibagikan TMC Polda Metro Jaya, terlihat jelas bagaimana kendaraan roda dua terpaksa menggunakan sisi kiri jalan, sementara truk dan mobil pribadi nekat melintas di jalur khusus busway demi menghindari kemacetan parah yang disebabkan oleh truk yang melintang.
