Api Pabrik Sandal King Stone Tangerang Akhirnya Padam

Bangkaterkini.id, Kota Tangerang – Setelah berkobar hampir 21 jam tanpa henti, api yang melalap pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari, atau yang dikenal dengan

Dharma

Api Pabrik Sandal King Stone Tangerang Akhirnya Padam

Bangkaterkini.id, Kota Tangerang – Setelah berkobar hampir 21 jam tanpa henti, api yang melalap pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari, atau yang dikenal dengan merek King Stone, di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Peristiwa kebakaran besar yang dilaporkan sejak Minggu malam itu tuntas pada Senin malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengonfirmasi bahwa seluruh titik api telah berhasil dijinakkan pada Senin (22/6) pukul 19.30 WIB. "Situasi TKP api sudah padam, total padam," ujarnya saat dihubungi. Kebakaran ini diperkirakan menghanguskan area seluas kurang lebih 1.000 meter persegi dari bangunan pabrik tersebut.

Api Pabrik Sandal King Stone Tangerang Akhirnya Padam
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk menaklukkan amukan si jago merah, ratusan personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan. Sebanyak 50 personel Damkar Kota Tangerang, 6 personel Koramil, 6 personel Dinas Kesehatan, 30 relawan Kota Tangerang, serta 40 personel dari unit tangki pertamanan bahu-membahu di lokasi. Dukungan unit juga masif, dengan 19 unit mobil pemadam kebakaran Kota Tangerang, 1 unit Koramil 01 Tangerang, 1 unit ambulans Dinkes, dan 10 unit tangki Dinas Pertamanan turut dikerahkan.

Andia sebelumnya menjelaskan bahwa lamanya proses pemadaman bukan tanpa alasan. Bahan baku utama pabrik sandal yang terbuat dari karet, baik dalam bentuk padat maupun cair, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. "Bahan karet, bahan baku baik padat dan cair sehingga proses pemadaman membutuhkan lebih ekstra dan penanganan yang berbeda," terang Andia, menggarisbawahi kompleksitas penanganan kebakaran ini.

Insiden kebakaran besar ini pertama kali dilaporkan pada Minggu (21/6) malam, dengan upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 22.45 WIB di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi. Hingga kini, taksiran kerugian material akibat musibah ini masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer