Bangkaterkini.id, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dari Fraksi Gerindra, menyambut baik lonjakan signifikan tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Bhayangkara ini melonjak hingga 82,4 persen. Andre menilai capaian ini sebagai bukti nyata komitmen Polri dalam berbenah dan menjawab ekspektasi publik.
"Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas hasil survei Litbang Kompas terhadap Polri tahun 2026 yang menunjukkan penilaian masyarakat semakin baik dari tahun ke tahun," ujar Andre Rosiade pada Minggu (28/6/2026).

Survei Litbang Kompas mencatat peningkatan kepercayaan publik yang substansial, dari 76,2 persen pada tahun sebelumnya menjadi 82,4 persen. Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri juga mencapai 67,6 persen, sementara citra positif institusi berada di angka 71,5 persen.
Politikus Partai Gerindra tersebut menekankan bahwa angka-angka ini mencerminkan dedikasi Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat profesionalisme internal. "Ini membuktikan bahwa Polri terus berinovasi dan memperbaiki diri, responsif terhadap masukan publik, serta semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, sejalan dengan visi Polri Presisi yang mengedepankan Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan," jelas Andre, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Andre berharap momentum positif ini dapat terus memotivasi Polri untuk senantiasa meningkatkan mutu pelayanan, menjaga profesionalisme, serta menegakkan hukum secara adil dan humanis. "Bravo Polri dan salam Presisi," pungkas Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu.
Survei yang menjadi rujukan Andre Rosiade ini dilaksanakan oleh Litbang Kompas pada periode 9-18 April 2026. Penelitian melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi, dengan metode wawancara tatap muka. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode penarikan sampel sistematis bertingkat, dengan margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei tersebut, responden diberikan pertanyaan mengenai keyakinan mereka terhadap kinerja Polri di masa mendatang. Hasilnya, mayoritas responden, yakni 82,4 persen, menyatakan yakin kinerja Polri akan semakin baik. Hanya 12,1 persen yang tidak yakin, dan 5,5 persen menjawab tidak tahu.
Peningkatan citra kelembagaan Polri juga sangat mencolok, naik dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen. Litbang Kompas menganalisis bahwa peningkatan citra ini tak lepas dari semakin intensifnya kehadiran anggota Polri sebagai garda terdepan pelayanan dan pengamanan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, survei juga menunjukkan peningkatan signifikan pada indeks profesionalitas layanan Polri. Dari responden yang pernah berinteraksi langsung dengan kepolisian, indeks ini melonjak dari 7,76 menjadi 8,37. Penilaian tersebut merupakan rata-rata dari 20 aspek pelayanan, termasuk proses pengurusan berbagai dokumen kepolisian.
Selain itu, sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan di kantor-kantor polisi kini sudah semakin nyaman. Dengan berbagai capaian positif ini, Polri kembali menempati posisi lima besar institusi negara yang paling dipercaya publik, bahkan melampaui tingkat kepercayaan sejumlah lembaga penegak hukum lainnya.

































