Indramayu Berbinar BAZNAS Bawa Listrik Surya

Bangkaterkini.id, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah membawa perubahan signifikan bagi masyarakat petani di kawasan lahan Perhutani, Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu. Melalui Program Rumah

Dharma

Indramayu Berbinar BAZNAS Bawa Listrik Surya

Bangkaterkini.id, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah membawa perubahan signifikan bagi masyarakat petani di kawasan lahan Perhutani, Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu. Melalui Program Rumah Terang, BAZNAS memasang instalasi panel surya, menandai momen bersejarah bagi warga yang selama seperempat abad atau 25 tahun hidup tanpa akses listrik yang memadai.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa program yang diluncurkan pada Kamis (9/7/2026) ini menargetkan 452 kepala keluarga (KK) secara nasional. Untuk tahap awal, fokus diberikan kepada 102 KK di Indramayu, ditambah satu masjid setempat, sehingga total 103 titik kini menikmati penerangan dari energi terbarukan. "Kami menyediakan satu paket perangkat lengkap, termasuk kabel, lampu, dan solar cell, yang dijamin berfungsi minimal 10 tahun dan telah mendapat persetujuan dari PLN," ujar Sodik dalam keterangan tertulis yang diterima bangkaterkini.id, Sabtu (11/7/2026).

Indramayu Berbinar BAZNAS Bawa Listrik Surya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sodik menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dari seluruh muzakki di Indonesia. "Kita telah menyaksikan sendiri, dari tempat yang gelap gulita kini menjadi terang benderang. Ini adalah salah satu dari 13 program prioritas BAZNAS yang bertujuan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelasnya. Ia berharap akses listrik ini akan mendorong peningkatan kualitas hidup, semangat belajar anak-anak, ibadah, serta produktivitas kerja, yang pada akhirnya membawa kesejahteraan umum.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Indramayu, Ahmad Syadeli, menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat BAZNAS RI. Menurutnya, Program Rumah Terang di Desa Cikawung adalah katalisator penting untuk percepatan pembangunan di wilayah terpencil. "Sinergi ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi kebutuhan dasar masyarakat dan memastikan keadilan sosial merata hingga ke pelosok kawasan Perhutani," kata Syadeli. Ia bahkan mengakui bahwa BAZNAS dari Jakarta lebih dulu menjangkau daerah terpencil tersebut dibandingkan pemerintah daerah setempat.

Acara peresmian program ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, serta jajaran Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer