Muncikari Lokasari Diringkus Anak Jadi Korban Eksploitasi

Bangkaterkini.id, Aparat kepolisian berhasil meringkus seorang muncikari berinisial RS (40) di kawasan Lokasari, Jakarta Barat. Penangkapan ini mengungkap fakta miris, di mana satu dari lima

Dharma

Muncikari Lokasari Diringkus Anak Jadi Korban Eksploitasi

Bangkaterkini.id, Aparat kepolisian berhasil meringkus seorang muncikari berinisial RS (40) di kawasan Lokasari, Jakarta Barat. Penangkapan ini mengungkap fakta miris, di mana satu dari lima korban eksploitasi seksual yang dikendalikan pelaku adalah seorang anak di bawah umur.

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari Wibowo, menjelaskan bahwa kasus ini berpusat pada eksploitasi seksual dan ekonomi. Dalam jumpa pers pada Rabu (8/7/2026), Kombes Rita merinci bahwa total ada lima korban yang berhasil diamankan, terdiri dari empat orang dewasa dan satu anak-anak.

Muncikari Lokasari Diringkus Anak Jadi Korban Eksploitasi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kondisi para korban cukup memprihatinkan, di mana kelimanya diketahui mengalami gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan medis intensif. Untuk memastikan pemulihan korban secara menyeluruh, pihak kepolisian menggandeng Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) DKI Jakarta guna memberikan asesmen, pendampingan, serta pemeriksaan psikis.

Tersangka RS, seorang perempuan berusia 40 tahun, diidentifikasi sebagai "koordinator" atau "mami" yang merekrut dan mengendalikan para korban. Berdasarkan keterangan para korban, mereka semua direkrut dan dipaksa untuk terlibat dalam praktik eksploitasi seksual oleh RS.

Kasus ini mencuat ke publik setelah informasi mengenai praktik eksploitasi di Lokasari menjadi viral di berbagai platform media sosial. Sebuah video yang beredar luas, yang disebut-sebut direkam oleh seorang warga negara Jepang pada Senin (25/5), memperlihatkan beberapa individu yang diduga menawarkan jasa prostitusi, dengan lantang meneriakkan kata "seventeen" dan "perawan" kepada perekam video.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer