Bupati Kediri Semangati Siswa Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi

Bangkaterkini.id, Kemeriahan mewarnai acara Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri pada Sabtu (20/6/2026). Acara ini tak sekadar membuka pintu bagi masyarakat untuk

Dharma

Bupati Kediri Semangati Siswa Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi

Bangkaterkini.id, Kemeriahan mewarnai acara Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri pada Sabtu (20/6/2026). Acara ini tak sekadar membuka pintu bagi masyarakat untuk mengintip kehidupan sehari-hari di institusi pendidikan tersebut, melainkan juga menjadi panggung megah bagi para siswa untuk memamerkan beragam karya dan capaian prestasi mereka yang membanggakan.

Ratusan tamu undangan disuguhi pertunjukan memukau. Di atas panggung, para siswa menunjukkan kemahiran berpidato dalam empat bahasa, melantunkan hadrah, menyanyikan paduan suara merdu, menampilkan tarian tradisional Yakswa yang anggun, seni drama, jaranan, hingga atraksi pencak silat yang penuh semangat. Di area lain, berbagai piala dan penghargaan terpajang rapi, menjadi saksi bisu atas prestasi gemilang siswa, mulai dari juara baris berbaris, hadrah, hingga pencak silat.

Bupati Kediri Semangati Siswa Sekolah Rakyat Wujudkan Mimpi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kreativitas siswa juga tampak dari demonstrasi membatik secara langsung, pameran karya batik yang indah, keterampilan barbershop yang praktis, serta operasional anjungan baca digital yang modern. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menyampaikan apresiasi mendalam atas perkembangan pesat dan capaian luar biasa para siswa Sekolah Rakyat. Sambutan beliau dibacakan oleh Sekretaris Daerah Mohamad Solikin.

"Hanya dalam kurun waktu satu tahun atau dua semester, kita telah berhasil membuktikan hasil kerja keras dari Kementerian Sosial dan seluruh jajaran yang hari ini bisa kita saksikan bersama," ujar Mas Dhito dalam sambutan tertulisnya. Beliau menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat, yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan utama memutus mata rantai kemiskinan.

"Hari ini, kita semua menjadi saksi bahwa keterbatasan ekonomi sama sekali bukan penghalang bagi lahirnya prestasi gemilang," tegas Mas Dhito. Ia lantas berpesan kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat dan para orang tua agar serius dalam belajar dan mengoptimalkan program pemberdayaan yang ada, demi tercapainya tujuan mulia pengentasan kemiskinan. "Mas Bupati mendoakan kalian semua dapat menyelesaikan pendidikan ini, meraih mimpi dan cita-cita. Semua itu sangat mungkin terwujud dengan semangat yang kuat dan doa restu orang tua. Kuncinya adalah terus belajar, tidak mudah menyerah, dan berani bermimpi besar," imbuhnya penuh motivasi.

Selain Sekda Mohamad Solikin, acara ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH, para orang tua siswa, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan dinas sosial, dinas pendidikan, serta masyarakat sekitar sekolah yang antusias.

Sejalan dengan pandangan Bupati, Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib turut menyampaikan arahannya. Ia menggarisbawahi bahwa inti dari program Sekolah Rakyat adalah memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan dan pemberdayaan. Oleh karena itu, selain penguasaan akademik, para siswa juga ditempa dengan pendidikan karakter yang kuat dan dibekali berbagai keterampilan hidup (lifeskill) yang relevan. "Kita ingin melihat perubahan signifikan, memutus mata rantai kemiskinan. Jika kemampuan akademik mereka bagus, itu adalah bonus tambahan," jelas Ishaq.

Melihat progres pesat dan prestasi yang telah diraih siswa, Ishaq mengajak para orang tua dan seluruh pihak yang terlibat di Sekolah Rakyat untuk senantiasa bersyukur dan memberikan yang terbaik. Ia menyoroti keunikan program ini, di mana anak-anak mendapatkan pendidikan berkualitas sekaligus orang tua mereka diberdayakan. "Setelah lulus nanti, siswa Sekolah Rakyat harus melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Jika tidak kuliah, mereka harus bekerja," tegasnya. Untuk merealisasikan visi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer