Bangkaterkini.id, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 pada Selasa, menyebabkan kepanikan meluas dan memicu evakuasi darurat di Rumah Sakit (RS) Samaritan. Seluruh pasien dan pengunjung rumah sakit segera diarahkan keluar gedung, mencari perlindungan di area parkir serta halaman terbuka.
Guncangan gempa yang terasa sangat kuat tersebut membuat situasi di dalam rumah sakit menjadi tegang. Seorang warga yang berada di lokasi, Salam, menceritakan kepada Bangkaterkini.id bahwa kepanikan segera melanda baik penjaga maupun pasien. "Iya, penjaga dan pasien panik, tadi sementara di dalam gempa, terus dibantu sama petugas rumah sakit yang evakuasi keluar," ujar Salam.

Menurut Salam, kekuatan guncangan gempa memicu reaksi cepat dari semua pihak. Pasien, keluarga pasien, hingga tenaga kesehatan bergegas meninggalkan bangunan untuk menghindari potensi risiko yang tidak diinginkan. Proses evakuasi berlangsung tertib meskipun dalam suasana darurat.
"Sementara itu, pasien dievakuasi di tempat parkir. Petugas RS Samaritan tadi meminta seluruh pasien untuk tidak panik dan mencari tempat aman di luar gedung rumah sakit," jelasnya. Pihak rumah sakit berupaya menenangkan situasi dan memastikan keselamatan semua orang dengan mengarahkan mereka ke titik kumpul yang aman.
Rekaman video yang beredar luas menunjukkan pemandangan puluhan pasien berkumpul di halaman RS Samaritan Palu. Terlihat jelas petugas keamanan sigap membantu pasien yang menggunakan kursi roda untuk dibawa keluar. Sementara itu, pasien yang masih mampu berjalan kaki segera keluar dari ruangan masing-masing, tak sedikit pula yang dibantu oleh anggota keluarga mereka menuju area terbuka yang lebih aman.

































