Misbakhun Puasa Daud Tak Putus Sejak Jadi DPR

Bangkaterkini.id, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, membagikan kisah spiritualnya yang mendalam terkait ibadah puasa. Ia mengungkapkan telah konsisten menjalankan puasa Daud sejak pertama

Dharma

Misbakhun Puasa Daud Tak Putus Sejak Jadi DPR

Bangkaterkini.id, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, membagikan kisah spiritualnya yang mendalam terkait ibadah puasa. Ia mengungkapkan telah konsisten menjalankan puasa Daud sejak pertama kali mengemban amanah sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, sebuah kebiasaan yang ia sebut sebagai warisan berharga dari almarhum ayahnya.

Puasa Daud, yang dikenal sebagai puasa sunah dengan pola sehari berpuasa dan sehari tidak, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. Misbakhun menjelaskan bahwa ia hanya menghentikan puasa Daudnya pada bulan Ramadan, puasa Syawal, dan saat hari Tasyrik. Ia menekankan bahwa puasa adalah cara untuk menjaga semangat keprihatinan dan disiplin diri, terutama mengingat latar belakangnya yang pernah mengalami kesulitan. "Untuk menjaga spirit bagaimana kita tetap prihatin di dalam hidup, semangat yang bisa kita dapatkan itu hanya dari puasa," ujar Misbakhun dalam acara Inspirasi Bulan Suci detikcom, Kamis (26/2/2026).

Misbakhun Puasa Daud Tak Putus Sejak Jadi DPR
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Politikus dari Partai Golkar ini mengenang masa-masa sulitnya di masa lalu, terutama saat bulan Ramadan. Momen Ramadan, baginya, selalu membangkitkan kenangan mendalam tentang masa-masa sulit, ketika ia dan keluarganya seringkali tidak memiliki hidangan untuk sahur maupun berbuka. "Di saat kita dulu seperti apa, kekurangan. Pada saat sahur nggak ada yang apa yang kita pakai untuk sahur. Pada saat kita mau buka, kita tidak tahu apa yang akan kita pakai untuk berbuka puasa," kenangnya.

Pengalaman tersebut, menurutnya, justru membentuk kepekaan spiritualnya dan memotivasinya untuk menjadikan puasa sebagai kekuatan pendorong dalam berbuat kebaikan bagi masyarakat. "Itu yang membuat saya selalu bersemangat untuk bisa menjaga kepekaan internal kita, supaya tetap dalam sebuah semangat bahwa puasa itu harus menjadi sebuah kekuatan spiritual kita untuk berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat," tambahnya.

Misbakhun juga mengungkapkan bahwa kebiasaan berpuasa telah diajarkan orang tuanya sejak dini. Ia mulai berpuasa Senin-Kamis sejak duduk di bangku kelas 3 SD. Namun, ia menjelaskan, saat ia mengemban amanah sebagai anggota DPR, ia merasa perlu meningkatkan ibadahnya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan kedudukan yang diberikan. Oleh karena itu, ia beralih dari puasa Senin-Kamis ke puasa Daud. "Saya ini merasa diberikan derajat kenikmatan dengan kedudukan dan sebagainya, maka saya menaikkan level puasa saya menjadi puasa Daud," jelasnya.

Baginya, puasa adalah instrumen penting untuk kontrol diri. Ia menegaskan bahwa sejak menjadi anggota DPR, puasa Daudnya belum pernah terputus. "Saya harus makin membuat puasa itu kunci, rem saya, untuk berbuat lebih baik lagi, untuk menjadi menahan diri dengan sebuah kontrol diri yang baik," katanya. Ia bersyukur, sejak memulai puasa Daud saat menjadi wakil rakyat, ibadah tersebut belum pernah terputus, bahkan saat ia melintasi lima benua. "Alhamdulillah pengalaman saya puasa Daud itu, saya belum pernah terputus. Saya sudah melintasi lima benua, puasa di semua itu," pungkasnya.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer