Bangkaterkini.id, Tim SAR gabungan di Kalimantan Barat kini mempercepat operasi pencarian dan evakuasi sebuah helikopter jenis Airbus H130 yang dilaporkan jatuh di kawasan hutan lebat Sekadau. Insiden ini terjadi setelah pesawat tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak, memicu kekhawatiran serius dari berbagai pihak.
Berangkat dari Pontianak, pusat koordinasi operasi, tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur seperti Basarnas, TNI, Polri, dan relawan telah dikerahkan secara maksimal. Mereka berpacu dengan waktu untuk mencapai lokasi kejadian yang dikenal memiliki medan yang menantang dan sulit dijangkau.

Operasi skala besar ini difokuskan untuk menemukan korban dan puing-puing pesawat secepat mungkin. Pihak berwenang berharap upaya percepatan ini dapat memberikan kejelasan mengenai nasib seluruh penumpang dan awak helikopter Airbus H130 tersebut. Perkembangan lebih lanjut mengenai operasi pencarian akan terus disampaikan kepada publik.
