<strong>Bangkaterkini.id, </strong> Sebuah insiden mengejutkan menggemparkan perjalanan kereta api Sancaka dengan rute Yogyakarta menuju Surabaya. Seorang bayi mungil ditemukan dalam kondisi terlantar di salah satu toilet gerbong, hanya ditemani sekotak susu dan beberapa helai pakaian. Penemuan ini segera memicu perhatian serius dari pihak berwenang dan masyarakat.
Menurut keterangan dari Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, bayi tersebut ditemukan pada hari Sabtu, 4 Juli. Petugas yang melakukan pemeriksaan rutin di dalam kereta api mendapati bayi malang itu tanpa identitas yang jelas. "Ada barang yang ditinggalkan, tapi sepertinya hanya susu kotak saja yang saya lihat kemarin," ujar Kompol Harno, Minggu (5/7), seperti yang dilaporkan oleh Bangkaterkini.id.

Saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam keadaan terselimuti dan dilengkapi dengan beberapa potong pakaian. Namun, tidak ada petunjuk lain seperti nama atau informasi mengenai orang tua yang dapat membantu identifikasi. Kompol Harno menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan penemuan bayi ini setelah kereta tiba, dan detail mengenai siapa yang menyiapkan selimut serta pakaian masih belum diketahui pasti.
Beruntungnya, kondisi kesehatan bayi saat ditemukan sangat baik. Setelah dievakuasi, bayi tersebut segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Solo untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan perawatan lebih lanjut. Pihak rumah sakit memastikan bahwa tidak ada masalah kesehatan serius yang dialami oleh bayi tersebut.
Penyelidikan lebih lanjut kini tengah dilakukan oleh kepolisian untuk mengungkap identitas pembuang bayi serta motif di balik tindakan tersebut. Kasus ini menjadi sorotan publik, menyoroti pentingnya kepedulian terhadap anak-anak dan perlindungan terhadap mereka yang rentan.

































