Udara Jatiwaringin Masih Tak Sehat Warga Wajib Masker

Bangkaterkini.id, Kualitas udara di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, dilaporkan masih belum sepenuhnya sehat. Meskipun upaya pemadaman kebakaran masif terus digencarkan,

Dharma

Udara Jatiwaringin Masih Tak Sehat Warga Wajib Masker

Bangkaterkini.id, Kualitas udara di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, dilaporkan masih belum sepenuhnya sehat. Meskipun upaya pemadaman kebakaran masif terus digencarkan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengimbau masyarakat terdampak untuk tetap waspada, menggunakan masker, dan tidak mendekati lokasi kebakaran.

Direktur Jenderal Penegakkan Hukum (Gakkum) KLH, Rasio Ridho Sani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan intensif terhadap kualitas udara di area tersebut. "Ya kami memantau (kualitas udara)," ujar Rasio saat dihubungi pada Senin. Pemantauan ini melibatkan dua unit mobil khusus pemantau kualitas udara dan tiga alat portabel untuk memastikan data yang akurat.

Udara Jatiwaringin Masih Tak Sehat Warga Wajib Masker
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hasil pemantauan KLH menunjukkan adanya penurunan konsentrasi partikel polutan berukuran 2,5 mikrometer (PM 2.5) sejak hari kedua kebakaran. Namun, Rasio menegaskan bahwa meskipun ada perbaikan, beberapa titik di sekitar TPA Jatiwaringin masih menunjukkan kualitas udara yang tidak sehat dan berpotensi mengganggu kesehatan. "Kami meminta masyarakat di sekitar lokasi yang terdampak asap tetap menggunakan masker, apabila ada gangguan kesehatan segera ke pos kesehatan terdekat," imba Rasio.

Di sisi lain, upaya pemadaman api di TPA Jatiwaringin juga menunjukkan kemajuan signifikan. Rasio menyebutkan, di lapangan terlihat penurunan titik-titik terbakar berkat intensitas pemadaman yang dilakukan secara terpadu. Pemadaman dari udara dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui teknik water bombing, sementara pemadaman di permukaan ditangani oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar), dan api yang membara di dalam tumpukan sampah ditangani oleh Manggala Agni.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri melaporkan bahwa 40% dari total area TPA Jatiwaringin yang terbakar telah berhasil dipadamkan dan kini dalam tahap pendinginan. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa 60% area lainnya masih terus diupayakan pemadamannya, meskipun kondisinya sudah bisa dikendalikan. "Upaya pemadaman melalui jalur darat maupun jalur udara masih dilakukan," kata Abdul pada Minggu.

Untuk mempercepat penanganan dan memastikan api benar-benar padam, BNPB berencana menambah dua unit helikopter water bombing lagi, sehingga total menjadi empat unit. Helikopter tambahan ini akan segera direposisi untuk memaksimalkan upaya pemadaman. Kebakaran di TPA Jatiwaringin sendiri telah berlangsung sejak Selasa (30/6) lalu, mendorong Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat penanganan bencana ini.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer