AS Tegas Deal Iran Tak Akan Korbankan Sekutu

Bangkaterkini.id, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menegaskan bahwa Washington berkeinginan kuat mencapai kesepakatan dengan Iran, namun tidak akan mengorbankan kepentingan vital sekutu

Dharma

AS Tegas Deal Iran Tak Akan Korbankan Sekutu

Bangkaterkini.id, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menegaskan bahwa Washington berkeinginan kuat mencapai kesepakatan dengan Iran, namun tidak akan mengorbankan kepentingan vital sekutu dan mitranya di kawasan Teluk demi terwujudnya hal tersebut. Pernyataan ini disampaikan Rubio di tengah kunjungannya ke Timur Tengah.

Rubio menyampaikan penegasan tersebut saat menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Gabungan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan AS yang berlangsung di Manama, ibu kota Bahrain, pada Kamis (25/6/2026). Kunjungan ini, yang juga mencakup Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait, datang setelah AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

AS Tegas Deal Iran Tak Akan Korbankan Sekutu
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Meskipun kami menginginkan kesepakatan, kami tidak menginginkan kesepakatan dengan harga berapa pun," tegas Rubio di hadapan para Menlu negara-negara Teluk. "Kami menginginkan kesepakatan yang baik, kesepakatan yang nyata, kesepakatan yang dapat diverifikasi, dan kesepakatan yang dipatuhi."

Rubio mengungkapkan harapannya agar perundingan lanjutan dengan Iran dapat membuahkan hasil positif. Namun, ia juga memperingatkan bahwa jika Teheran memilih jalur yang berbeda, hal itu tidak akan mengarah pada hasil yang diinginkan oleh Washington. "Kami ingin memastikan… bahwa tidak ada bagian dari kesepakatan, yang dilakukan dengan cara apa pun, dapat melemahkan keamanan, stabilitas, atau kemakmuran mitra-mitra kami di kawasan Teluk," imbuhnya.

Lebih lanjut, Rubio menggarisbawahi beberapa hal yang dianggap tidak dapat diterima oleh AS. Ini mencakup pengembangan senjata nuklir oleh Iran dan upaya Teheran untuk memungut biaya bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

"Jalur pelayaran internasional bukan milik negara mana pun. Ini adalah prinsip dasar dunia saat ini, tanpa prinsip itu dunia akan berada dalam kekacauan total," ujarnya. Ia menambahkan, "Jika kita benar-benar menerima anggapan bahwa Anda dapat memungut bayaran atas penggunaan jalur pelayaran internasional hanya karena lokasinya kebetulan dekat dengan wilayah kedaulatan Anda, maka hal ini akan menyebar ke seluruh dunia seperti wabah."

Berbicara kepada wartawan, Rubio mengungkapkan bahwa negara-negara sekutu AS di kawasan Teluk telah menyampaikan kekhawatiran yang sangat serius. Mereka ingin terus diberi informasi mengenai setiap tahapan kesepakatan damai AS-Iran, termasuk ketentuan yang menyangkut Selat Hormuz.

Rubio memperingatkan, jika Iran mengancam atau menghalangi kapal-kapal di Selat Hormuz, "maka kita akan menghadapi masalah." Ia juga menegaskan bahwa tidak ada dukungan sama sekali dari negara-negara Teluk terkait usulan pungutan biaya di Selat Hormuz.

Ikuti Kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer